Tuhan Menilai Keluhuran Tabiat

20 Februari 2022

TUHAN MENILAI KELUHURAN TABIAT

Tetapi orang yang berbudi luhur merancang hal-hal yang luhur, dan ia selalu bertindak demikian.” Yesaya 32:8.

“Para pengikut Yesus tidak perlu heran jika mereka dijadikan ambil bagian bersama Kristus dalam penderitaan-Nya. Bagaimana mungkin Kristus dapat memandang orang-orang yang untuknya Dia telah melakukan begitu banyak, dan untuk siapa Dia telah membayar harga yang begitu tak terbatas, namun mereka tidak pernah menghargai pemberian-Nya yang besar bagi mereka. Pekerjaan para wakil Kristus akan serupa dengan pekerjaan Penebus mereka. Mereka tidak boleh memandang pada diri sendiri atau percaya pada diri sendiri. Mereka tidak boleh memberikan penilaian yang terlalu tinggi atas usaha pribadi mereka sendiri. Dan ketika mereka melihat bahwa orang lain tidak menganggap upaya mereka setinggi yang mereka perkirakan sendiri, mereka merasa bahwa pekerjaan mereka sebaiknya juga berhenti saja. Tapi ini adalah pekerjaan musuh. Kita hidup bukan untuk manusia tetapi untuk Tuhan. Tuhanlah yang menilai pekerjaan kita dengan nilai penuhnya. Tuhanlah yang menilai keluhuran tabiat manusia, dan apakah manusia menghargainya ataupun tidak, tabiat manusia itu akan tetap hidup setelah manusia itu mati. Setelah manusia tidak lagi berurusan dengan apa pun di bawah matahari, teladan yang telah dia berikan, kata-kata emas yang telah dia ucapkan, akan hidup sepanjang masa dan sepanjang kekekalan. Pengaruh yang mengikuti teladan ilahi ini tidak akan pernah mati. Hidupnya telah terhubung dengan Tuhan.
“Kita semua memiliki pengaruh pribadi, dan kata-kata serta perbuatan kita akan meninggalkan kesan yang tak terhapuskan. Adalah tugas kita untuk tidak hidup untuk diri sendiri, melainkan untuk kebaikan orang lain—bukan untuk dikendalikan oleh perasaan, tetapi untuk mempertimbangkan apakah pengaruh kita adalah kekuatan untuk kebaikan ataukah untuk kejahatan.” –The Upward Look, hal. 55.

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×