Semua Kebiasaan yang Salah Harus Ditinggalkan

26 Maret 2022

SEMUA KEBIASAAN YANG SALAH HARUS DITINGGALKAN

Belajarlah berbuat baik” Yesaya 1:17.

“Kita memiliki pekerjaan yang harus dilakukan untuk membentuk tabiat kita seturut Model ilahi. Semua kebiasaan yang salah harus ditinggalkan. Yang hatinya tidak murni harus menjadi murni; orang yang egois harus menyingkirkan keegoisannya; orang yang sombong harus menyingkirkan keangkuhannya; orang yang merasa diri cukup harus menaklukkan rasa percaya dirinya, dan menyadari bahwa dia bukan apa-apa tanpa Kristus…. Kita harus memiliki hubungan yang hidup dengan Tuhan.
“Hati yang keras kepala dan memberontak akan menutup pintunya terhadap semua pengaruh manis dari kasih karunia Allah dan dari semua sukacita dalam Roh Kudus; tetapi jalan hikmat adalah jalan sukacita, dan semua jalannya adalah kedamaian. Semakin dekat kita terhubung dengan Kristus, maka kata-kata dan perbuatan kita akan semakin menunjukkan kuasa kasih karunia-Nya yang menaklukkan dan mengubahkan itu.
“Pekerjaan perubahan dari ketidakkudusan adalah pekerjaan yang berkelanjutan. Hari demi hari Tuhan bekerja untuk pengudusan manusia, dan manusia harus bekerja sama dengan-Nya, mengerahkan segala upaya yang gigih dalam memupuk kebiasaan yang benar. Dia harus menambahkan kasih karunia kepada kasih karunia; dan saat dia mengerjakan rencana penambahan ini, Tuhan bekerja untuknya dalam rencana pelipatgandaannya. Juruselamat kita selalu siap untuk mendengar dan menjawab doa dari hati yang menyesal, dan kasih karunia dan damai sejahtera-Nya berlipat ganda bagi umat-Nya yang setia. Dengan senang hati Dia memberi mereka berkat yang mereka butuhkan dalam perjuangan mereka melawan kejahatan yang menimpa mereka. …
“Mungkin saja masih ada cacat yang mencolok dalam tabiat seseorang, namun ketika dia menjadi murid Kristus yang sejati, maka, kuasa kasih karunia ilahi akan mengubahkan dan menguduskannya. Memandang kemuliaan Tuhan yang jelasnya bagai gelas kaca, dia pun diubahkan dari kemuliaan kepada kemuliaan, sampai dia menjadi seperti Dia yang dia puja….
“Tuhan dimuliakan oleh orang-orang yang mengaku percaya kepada-Nya, hanya jika mereka menjadi serupa dengan gambar-Nya dan dikendalikan oleh Roh-Nya.” –God’s Amazing Grace, hal. 232, 233.

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×