Sahabat Orang Berdosa

2 April 2023

Sahabat Orang Berdosa

Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara. Amsal 18:24.

Yesus adalah sahabat orang berdosa, hati-Nya selalu terbuka, selalu tersentuh oleh kesengsaraan manusia; Dia memiliki segala kekuatan, baik yang di surga maupun yang di bumi.

Dalam pribadi Kristus kita melihat Allah yang kekal terlibat dalam upaya belas kasihan yang tak terbatas terhadap manusia yang telah jatuh.

Kristus datang ke dunia ini untuk menunjukkan bahwa dengan menerima kuasa dari tempat tinggi, manusia dapat hidup tanpa cela….

Dia dapat berkata kepada siapa yang Dia kehendaki, “Ikutlah Aku,” dan orang yang disapa bangkit dan mengikuti Dia. Mantra pesona dunia pun rusak. Mendengar suara-Nya, roh keserakahan dan ambisi lari dari hati, dan manusia bangkit, dimerdekakan, untuk mengikuti Juruselamat….

Dia menganggap tidak ada manusia yang tidak berharga, tetapi berusaha untuk menerapkan obat penyembuhan untuk setiap jiwa …. Dia berusaha untuk menginspirasi mereka yang harapannya yang nyaris pupus dan paling tidak menjanjikan, menempatkan di hadapan mereka jaminan bahwa mereka sesungguhnya dapat diubahkan menjadi tidak bersalah dan tidak berbahaya, mencapai sebuah suatu tabiat yang akan membuat mereka bermanifestasi sebagai anak-anak Allah.

Seringkali Dia bertemu dengan mereka yang telah hanyut di bawah kendali Setan, dan yang tidak memiliki kekuatan untuk melepaskan diri dari jeratnya. Kepada orang-orang yang seperti itu, yakni yang putus asa, yang sakit, yang tergoda, yang jatuh, Yesus akan mengucapkan kata-kata belas kasihan yang paling lembut, yang adalah kata-kata yang paling dibutuhkan dan dapat dipahaminya. Ada juga orang-orang lain yang Ia temui yang sedang bertarung satu lawan satu dengan musuh jiwa.

Orang-orang inilah yang Dia mendorong untuk bertahan, meyakinkan mereka bahwa mereka akan menang; karena malaikat Tuhan ada di pihak mereka dan akan memberi mereka kemenangan.

Yang Tak Berdosa itu mengasihani kelemahan orang yang dosa….

Manusia membenci orang berdosa, sementara mereka mencintai dosa. Kristus membenci dosa, tetapi mengasihi orang berdosa. Ini akan menjadi semangat bagi semua orang yang mau mengikuti Dia. Kasih orang Kristen akan lambat untuk mencela, cepat melihat menyesal dan bertobat, siap mengampuni, mendorong, mengatur pengembara di jalan kesucian, dan untuk menetapkan kakinya untuk tetap berdiri di sana. –The Faith I Live By, hal. 98.

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×