Rumah-Ku Harus Penuh

RUMAH-KU HARUS PENUH

“Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.” Efesus 3:16-19.

“Pergilah ke segala jalan dan lintasan, dan mengundang mereka untuk datang,” Tuhan menegaskan, “rumah-Ku harus penuh.” Dalam ketaatan pada firman-Nya, maka kita harus pergi ke bangsa-bangsa kafir di dekat kita, dan juga yang ada di tempat yang jauh. Para “Pemungut cukai dan orang-orang berdosa” harus mendengar undangan Juruselamat ini. Oleh kebaikan dan kesabaran para jurukabar-Nya, maka undangan yang disampaikan itu akan menjadi suatu kuasa yang paripurna untuk mengangkat orang-orang yang sedang tenggelam dalam jurang dosa yang dalam.
“Motif Kristen menuntut kita agar bekerja dengan tujuan yang tetap, minat yang tidak pernah padam, dan permohonan doa yang bertambah-tambah, bagi jiwa-jiwa yang ingin dihancurkan Setan. Tidak ada yang bisa mendinginkan energi kerinduan yang sungguh-sungguh untuk keselamatan yang terhilang.
“Tandai bagaimana di dalam seluruh firman Allah terdapatlah pertunjukkan roh kegentingan, dengan memohon pria dan wanita untuk datang kepada Kristus. Kita harus memanfaatkan setiap kesempatan, baik secara pribadi, dan di depan umum, menyampaikan setiap argumen, mendorong setiap motif yang memiliki bobot tak terbatas, untuk menarik orang kepada Juruselamat. Dengan segenap kekuatan kita, kita harus mendorong mereka untuk memandang kepada Yesus dan menerima kehidupan penyangkalan diri dan pengorbanan-Nya. Kita harus menunjukkan bahwa kita mengharapkan mereka memberikan sukacita di hati Kristus dengan menggunakan setiap karunia-Nya dalam menghormati nama-Nya.” –The Ministry of Healing, hal. 164.

Pertanyaan-pertanyaan untuk direnungkan:
Siapakah yang sedang memperlambat kedatangan Kristus?
Apakah kita ini termasuk dalam jurukabar Allah, yang dengan kebaikan dan kesabaran sedang membagi-bagikan undangan itu?
Bagaimana caranya agar kita dapat mengaruniakan sukacita di hati Kristus.

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×