Melalui Pencobaan, Pikiran Kita Dituntun untuk Kembali Pada-NYA

3 Juli 2022

MELALUI PENCOBAAN, PIKIRAN KITA DITUNTUN UNTUK KEMBALI KEPADA-NYA

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Filipi 4:6.

 “Biarlah jiwa dengan sungguh dan setia, memohon agar Tuhan memberikan kepada kita hembusan atmosfer surgawi. Kita dapat tetap sedemikian dekat dengan Tuhan sehingga dalam setiap pencobaan yang tak terduga, pikiran kita akan secara alami dituntun untuk kembali kepada-Nya, seperti halnya bunga yang selalu beralih ke matahari.

“Sampaikan segala keinginanmu, kegembiraanmu, kesedihanmu, kekhawatiranmu, dan ketakutanmu di hadapan Tuhan. Engkau tidak akan membebani Dia; Engkau tidak akan melelahkan Dia. Dia yang menghitung rambut kepalamu tidak akan membiarkan keperluan anak-anak-Nya. “Karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.” Yakobus 5:11. Hati kasih-Nya tersentuh oleh kesedihan kita dan bahkan oleh ucapan kita tentangnya. Bawalah kepada-Nya segala sesuatu yang membingungkan pikiran. Tidak ada yang terlalu besar untuk ditanggung-Nya, karena Dia memang yang menopang dunia, Dialah yang mengatur segala urusan di alam semesta. Tidak ada yang dengan cara apapun yang menyangkut kedamaian kita yang terlalu kecil untuk Dia perhatikan. Tidak ada satupun bagian dalam pengalaman kita yang terlalu gelap untuk dibaca-Nya; tidak ada kebingungan yang terlalu sulit untuk diurai-Nya. Tidak ada malapetaka yang menimpa anak-anak-Nya yang paling hina, kecemasan yang mengganggu jiwa, atau sukacita yang bersorak, maupun doa yang tulus yang keluar dari bibir manusia, yang tidak dipedulikan oleh Bapa surgawi kita, atau yang tidak langsung diperhatikan-Nya. “Dia menyembuhkan yang patah hati, dan membalut luka-luka mereka.” Mazmur 147:3. Hubungan antara Tuhan dengan tiap-tiap jiwa sungguh karib dan penuh, seolah-olah tidak ada jiwa lainnya lagi di bumi ini yang perlu penjagaan-Nya juga, seolah-olah tidak ada jiwa lainnya lagi yang baginya Dia telah memberikan Anak-Nya yang terkasih.” –Steps to Christ, hal. 99, 100.

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×