Kasih Yang Seperti Kristus

17 Juni 2022

KASIH YANG SEPERTI KRISTUS

Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.” Amsal 22:9.

“Kebahagiaan hidup terdiri dari hal-hal kecil. Adalah kekuatan setiap orang untuk mempraktekkan kasih sejati yakni kasih yang seperti Kristus. Bukan kepemilikan bakat luar biasa yang akan membantu kita untuk menang, tetapi pelaksanaan tugas sehari-hari yang dengan sungguh-sungguhlah yang membantu kita untuk menang. Penampilan yang baik hati, roh yang rendah hati, watak yang selalu bersyukur, minat yang tulus dan tidak terpengaruh pada keberuntungan orang lain—hal-hal ini membantu dalam kehidupan Kristen. Jika kasih Yesus memenuhi hati, kasih ini akan terwujud dalam kehidupan. Kita tidak akan menunjukkan tekad untuk menghidupkan cara kita sendiri, yang keras kepala, dan tidak akan menyatakan keengganan yang egois untuk bahagia atau senang sendirian saja. Kesehatan tubuh sangat bergantung pada kesehatan hati, lebih daripada yang dikira oleh banyak orang.” –Selected Messages, buku 2, hal. 237.
“Alkitab memerintahkan kasih, dan menyajikan banyak ilustrasi tentang roh yang tidak mementingkan diri, kasih karunia kelemahlembutan, dan temperamen yang menawan, yang mencirikan kasih yang sejati. Ini tidak lain adalah pantulan dari tabiat Kristus. Semua kelemahlembutan dan kasih sejati yang ada di dunia ini, bahkan yang ada di antara orang-orang yang belum mengenal nama-Nya, adalah berasal dari-Nya. Dan Dia merindukan agar sifat-sifat ini dapat secara sempurna tercermin dalam diri anak-anak-Nya. Adalah tujuan-Nya agar di melalui diri kita, umat manusia dapat melihat keindahan Diri-Nya.” –My Life Today, hal. 191.
“Dalam berurusan dengan sesama kita, kita semua harus mempertimbangkan bahwa mereka pun memiliki nafsu yang sama dengan diri kita sendiri, merasakan kelemahan yang sama dan menderita godaan yang sama. Mereka, sebagaimana kita, bergumul dengan kehidupan ketika mereka pun hendak mempertahankan integritas mereka…. Kasih Kristen yang sejati menyatukan dan menyempurnakan keadilan dan kesopanan, dan belas kasihan dan cinta mengisinya, memberikan sentuhan terbaik dan pesona paling anggun pada tabiat.” –Mind, Character, and Personality, jilid 2, hal. 790.

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×