KAIN DAN KOTA-KOTA YANG JAHAT

PELAJARAN SEKOLAH SABAT KWARTAL KEDUA 2023 “DUNIA DI ZAMAN SEBELUM AIR BAH DAN KESEHATAN DI ZAMAN MODERN”

4

Sabat, 22 April 2023

Kain dan Kota-Kota Yang Jahat

Kain artinya “untuk memperoleh (meraih sesuatu).”

“Akibat kutukan Allah, Kain menyingkir dari rumah tangga ayahnya. Mula-mula dia memilih pekerjaan sebagai penggarap tanah, dan sekarang dia membangun sebuah kota dan menamainya menurut nama anak laki-lakinya yang tertua (Kejadian 4:17). Dia sudah melarikan diri dari hadapan Tuhan, membuang janji akan Firdaus yang dipulihkan, untuk mencari harta dan kesenangannya di bumi ini di bawah kutuk dosa, dengan demikian berdiri sebagai pemimpin golongan besar manusia yang menyembah ilah dunia ini.” –Last Day Events, hal. 109.

MINGGU

Jalan Kain

  1. Menurut catatan Alkitab, apa ciri sifat Kain? Perilaku manusia apakah yang dikembangkannya setelah kejatuhan?

Kejadian 4:5, 8 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram…. 8Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Yudas 1:10, 11 Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka. 11 Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

Kejadian 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

“Kejahatan apa yang tak terhitung yang telah dilakukan oleh sifat jahat tabiat ini di dunia kita! Permusuhan yang sama ada di hati Saul adalah yang mengobarkan hati Kain terhadap saudaranya Habel, karena perbuatan Habel itu benar, dan Allah menghormati dia, sementara perbuatannya sendiri adalah jahat, dan Tuhan tidak dapat memberkati dia. Iri hati adalah keturunan kesombongan, dan jika terus dipelihara di dalam hati, maka itu akan menimbulkan kebencian dan akhirnya balas dendam dan pembunuhan. Setan telah menampilkan tabiatnya sendiri dalam membangkitkan kemarahan Saul terhadap dia yang tidak pernah menyakitinya.” –Mind, Character, and Personality, jilid 2, hal. 526.

SENIN

  1. Apakah konsekuensi yang diterima Kain atas pelanggarannya? Demikian pula, selama undang-undang hari Minggu berlaku secara global, maka apakah yang akan dilakukan oleh orang-orang yang tidak taat, dan apakah yang akan mereka terima sebagai akibatnya?

Kejadian 4:15 Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

Matius 23:35 supaya kamu menanggung akibat penumpahan darah orang yang tidak bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah.

Wahyu 16:5, 6; 14:9-11 Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata: “Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini. 6 Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!”…. 14:9Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, 10 maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. 11 Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”.

“Jika terang kebenaran telah disampaikan kepadamu, mengungkapkan tentang Sabat dari perintah Hukum yang keempat, dan menunjukkan bahwa tidak ada dasar dalam Firman Tuhan untuk pemeliharaan Minggu, namun engkau masih saja berpegang teguh pada Sabat palsu, dan menolak untuk menguduskan Sabat yang Tuhan sebut ‘hari kudus-Ku,’ berarti engkau menerima tanda binatang itu. Kapan ini terjadi? Ketika engkau mematuhi ketetapan yang memerintahkanmu untuk berhenti bekerja pada hari Minggu dan menyembah Tuhan, sementara engkau sudah tahu bahwa tidak ada satupun kata dalam Alkitab yang menunjukkan kekudusan hari Minggu, yang tak lain adalah hari kerja biasa, berarti engkau setuju untuk menerima tanda binatang itu, dan menolak meterai Allah.” –(Review and Herald, July 13, 1897) Evangelism, hal. 235.

SELASA

  1. Meskipun telah menyatakan bahwa dia akan menjadi pengembara, apakah yang dia (Kain) dan istrinya bangun, sehingga menunjukkan bahwa pernyataannya itu bohong? Siapa lagi yang adalah pembohong dan pembunuh sejak semula?

Kejadian 4:14, 17 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.”…. 17Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.

Yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

“Setelah menerima kutuk dari Allah, Kain telah memisahkan diri dari rumah tangga bapanya. Mula-mula ia telah memilih mata pencahariannya sebagai seorang peladang dan sekarang ia telah mendirikan sebuah kota yang dinamai menurut nama anak sulungnya. Ia telah pergi meninggalkan hadirat Tuhan, membuangkan perjanjian tentang Eden yang dipulihkan, untuk mencari harta benda serta kepelesiran di dunia yang berada di bawah kutuk dosa itu, dengan demikian ia berdiri sebagai pemimpin orang-orang yang menyembah ilah dunia ini. Di dalam perkara yang semata-mata menyangkut dengan kemajuan duniawi dan kebenaran, keturunannya sangat terkenal. Tetapi mereka semua mengabaikan Tuhan dan bertentangan dengan maksud-maksudNya bagi manusia.” –Patriarchs and Prophets, hal. 81.

“Kita semua harus memahami bahwa ada malaikat yang jatuh yang pernah berada di samping Kristus, sebagai yang dihormati di antara penghuni surga. Pekerjaan penipuannya dilakukan dengan sangat terselubung sehingga para malaikat dalam posisi yang kurang mulia mengira bahwa dia adalah Penguasa surga. Setan membuat pernyataan bahwa semua sindiran salah yang ada di surga berasal dari para malaikat, sementara dia sendiri telah membuat saran yang tidak akan pernah ditanggapi oleh para malaikat, jika dia tidak menciptakannya. Dia dengan terampil mempersembahkan hal-hal ini kepada Tuhan, seolah-olah berasal dari para malaikat, padahal semuanya itu berasal dari Setan sendiri.

“Karena dia tidak dapat menyindir penipuannya terhadap Kristus, dia memutuskan untuk melemahkan Dia dengan pernyataan-pernyataan dan laporan-laporan palsu. Perang di surga adalah hasilnya, dan Setan pun diusir. Dia lalu menjadi musuh Kristus yang paling mematikan.” –This Day with God, hal. 256.

RABU

Keluar Dari Pusat Kemerosotan yang Korup

  1. Di hari-hari terakhir sekarang ini, apakah yang Tuhan perintahkan untuk kita tinggalkan – dalam pengertian secara hurufiah dan rohani? Ironisnya, Yesus dibesarkan di sebuah kota di Galilea. Apa yang dikatakan tentang kota itu?

Wahyu 18:4, 5 Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. 5 Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat segala kejahatannya.

Hosea 11:1 Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.

1 Yohanes 2:15, 16 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Yohanes 1:46, bagian pertama Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”

“Banyak orang tua yang memilih rumah di kota untuk anak-anak mereka, berpikir untuk memberi mereka keuntungan yang lebih besar, justru menemui kekecewaan, dan terlambat menyesali kesalahan besar mereka. Kota-kota yang ada saat ini dengan cepat menjadi seperti Sodom dan Gomora. Banyaknya hari libur mendorong kemalasan. Olahraga yang mengasyikkan – pergi ke teater, pacuan kuda, berjudi, minum minuman keras, dan berfoya-foya – telah merangsang setiap hasrat untuk melakukan aktivitas yang padat. Kaum muda terbawa hanyut oleh arus populer.” –(Christ’s Object Lessons, hal. 54 [1900]).

“Terang telah diberikan kepada saya bahwa kota-kota akan dipenuhi dengan kekacauan, kekerasan, dan kejahatan, dan bahwa hal-hal ini akan semakin meningkat hingga akhir sejarah bumi ini.” –(Testimonies for the Church, jilid. 7, hal. 84 [1902]).

“Di seluruh dunia, kota-kota telah menjadi sarang kejahatan. Di setiap sisi ada saja pemandangan dan suara kejahatan. Di mana-mana ada bujukan untuk sensualitas ataupun pemanjaan hawa nafsu dan pemborosan.” –(The Ministry of Healing, hal. 363 [1905]) Last Day Events, hal. 110.

“Sudah waktunya bagi orang-orang kita untuk membawa keluarga mereka dari kota-kota ke tempat-tempat yang lebih sepi, jika tidak, akan banyak orang-orang muda, dan banyak juga dari orang-orang yang lebih tua, yang akan terjerat dan diambil oleh musuh. ‘Keluarlah dari kota-kota; dari kota-kota!’–inilah pekabaran yang Tuhan berikan kepada saya.” –Maranatha, hal. 141.

KAMIS

  1. Tempat apakah yang paling sehat untuk ditinggali, dan mengapa? Mengapa anak-anak Tuhan tidak boleh berkumpul dalam kumpulan-kumpulan masyarakat yang berkumpul di satu tempat?

Yesaya 65:21, 22 Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga. 22 Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka.

Kisah 8:1 Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.

“Dunia Protestan telah mendirikan Sabat berhala di tempat di mana Sabat Tuhan seharusnya berada, dan mereka sedang menapaki jejak Kepausan. Untuk alasan ini saya melihat perlunya umat Allah untuk pindah dari kota-kota ke tempat-tempat terpencil, di mana mereka dapat mengolah tanah dan menghasilkan hasil mereka sendiri. Dengan demikian mereka dapat membesarkan anak-anak mereka dengan kebiasaan-kebiasaan yang sederhana dan sehat. Saya melihat perlunya bergegas untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi krisis.” –(Letter 90, 1897).

“Di zaman kita Allah menghendaki agar umat-Nya akan tersebar di seluruh bumi. Mereka bukan untuk menjajah. Yesus berkata, ‘Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.’ Markus 16:15. Ketika murid-murid mengikuti kecenderungan diri mereka sendiri untuk tetap tinggal dalam jumlah besar di Yerusalem, penganiayaan diizinkan menimpa mereka, dan mereka pun tersebar ke seluruh penjuru dunia yang berpenduduk.

“Banyak anggota dari jemaat-jemaat besar kita yang relatif tidak melakukan apa-apa. Mereka dapat melakukan pekerjaan yang baik jika saja, gantinya sekedar berkerumun, mereka mau menyebar ke tempat-tempat yang belum dimasuki oleh kebenaran. Pohon yang ditanam terlalu rapat tidak akan tumbuh subur. Mereka dipindahkan oleh tukang kebun, agar mereka memiliki ruang untuk tumbuh, dan tidak menjadi kerdil dan sakit-sakitan. Aturan yang sama akan bekerja dengan baik untuk gereja-gereja besar kita. Banyak anggota yang mati secara rohani karena kekurangan pekerjaan ini. Mereka menjadi sakit-sakitan dan tidak bermanfaat. Bila saja mereka menyebar berpindah tempat, mereka akan memiliki ruang untuk bertumbuh kuat dan bertenaga.” –Country Living, hal. 21.

JUMAT 6. Apakah “kota besar” yang memerintah atas orang-orang dan melakukan kejahatan melawan hukum Allah? Siapakah yang harus menghadapi roh yang sama dari kota dalam arti rohani itu, yang juga dikenal sebagai Babel, yang diperintah oleh roh Kain yang jahat?

Wahyu 17:18 Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.”

1 Petrus 5:13 Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku.

Ibrani 11:35-38 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik. 36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. 37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. 38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.

“Meskipun jumlahnya sedikit, tanpa kekayaan, kedudukan, atau gelar kehormatan, mereka menjadi teror bagi pelaku kejahatan di mana pun tabiat dan ajaran mereka diketahui. Karena itu mereka dibenci oleh orang fasik, sama seperti Habel dibenci oleh Kain yang fasik. Adalah untuk alasan yang sama ketika Kain membunuh Habel, mereka yang berusaha untuk melepaskan pengendalian Roh Kudus, membunuh umat Allah. Untuk alasan yang sama orang Yahudi menolak dan menyalibkan Juruselamat – karena kemurnian dan kekudusan tabiat-Nya merupakan teguran terus-menerus terhadap keegoisan dan kerusakan mereka. Sejak zaman Kristus sampai sekarang murid-murid-Nya yang setia membangkitkan kebencian dan perlawanan dari orang-orang yang mencintai dan mengikuti jalan dosa.” –The Great Controversy, hal. 46.

“Pada waktu Kain, digerakkan oleh roh sijahat, melihat bahwa ia tidak dapat menguasai Habel, ia menjadi begitu marah sehingga ia telah dibinasakan hidupnya. Dan di mana saja ada seseorang yang berdiri teguh untuk mempertahankan kebenaran hukum Allah, maka roh yang sama itu akan dinyatakan terhadap mereka, itu adalah roh yang sepanjang zaman telah mendirikan tonggak-tonggak kayu dan menyalakan api pembakaran bagi murid-murid Kristus. Tetapi segala kekejaman yang telah ditimpakan ke atas pengikut-pengikut Yesus itu dibangkitkan oleh setan dan malaikat-malaikatnya, olehkarena mereka tidak dapat memaksa dia untuk menyerah kepada kekuasaan mereka. Itu adalah kemarahan dari seteru yang sudah dikalahkan. Setiap orang yang mati syahid bagi Yesus telah mati sebagai seorang pemenang. Nabi berkata, “Sekaliannya itu telah menyalahkan dia (ular tua itu yang disebut Iblis dan setan) oleh sebab darah Anak Domba itu, dan oleh sebab perkataan kesaksian mereka itu tidak menyayangi nyawanya, walaupun sampai mati.’ Wahyu 12:11, 9.” –Patriarchs and Prophets, hal. 77.

SABAT

  1. Selama berabad-abad yang tanpa akhir, di manakah orang-orang pilihan dan orang-orang kudus akan hidup, setelah selesai menghadapi roh Kain? Jelaskan bagaimana kota yang kudus itu tidak membutuhkan matahari, yang diperlukan untuk kesehatan.

Wahyu 21:2, 3, 23, 24 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. 3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka… 23Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. 24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya.

2 Raja-Raja 23:5 Ia memberhentikan para imam dewa asing yang telah diangkat oleh raja-raja Yehuda untuk membakar korban di bukit pengorbanan di kota-kota Yehuda dan di sekitar Yerusalem, juga orang-orang yang membakar korban untuk Baal, untuk dewa matahari, untuk dewa bulan, untuk rasi-rasi bintang dan untuk segenap tentara langit.

Maleakhi 4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

“Tetap saja, tidak adanya otoritas Kitab Suci untuk pemeliharaan Minggu menyebabkan rasa malu yang tidak sedikit. Orang-orang mempertanyakan hak guru-guru mereka untuk mengesampingkan pernyataan positif Yehova, ‘Hari ketujuh adalah Sabat Tuhan, Allahmu,’ dan malah menghormati hari matahari. Untuk melengkapi kurangnya kesaksian Alkitab, diperlukan cara-cara lain. Seorang advokat hari Minggu yang bersemangat, yang sekitar akhir abad ke-12 mengunjungi gereja-gereja di Inggris, ditentang oleh para saksi yang setia untuk kebenaran; dan begitu sia-sia usahanya sehingga dia pergi dari desa selama satu musim dan mencari cara untuk menegakkan ajarannya. Ketika dia kembali, kekurangan itu dipenuhi, dan setelah kerja kerasnya dia bertemu dengan kesuksesan yang lebih besar. Dia membawa bersamanya sebuah gulungan yang mengaku berasal dari Tuhan sendiri, yang berisi perintah yang diperlukan untuk pemeliharaan hari Minggu, dengan ancaman mengerikan untuk menakut-nakuti orang yang tidak patuh. Dokumen berharga ini – sebagai dasar pemalsuan institusi yang didukungnya – dikatakan telah jatuh dari surga dan telah ditemukan di Yerusalem, di atas altar St. Simeon, di Golgota. Namun, pada kenyataannya, istana kepausan di Roma adalah sumbernya. Penipuan dan pemalsuan untuk memajukan kekuasaan dan kemakmuran gereja di segala zaman telah dianggap sah oleh hierarki kepausan.” –The Great Controversy, hal. 576.

“Di kota Allah ‘tidak akan ada malam.’ Tidak ada yang membutuhkan atau menginginkan istirahat. Tidak akan ada keletihan dalam melakukan kehendak Tuhan dan memuji nama-Nya. Kita tidak akan pernah merasakan kesegaran pagi hari dan tidak selalu jauh dari penutupannya. dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka,.’ (Wahyu 22:5)… Umat Allah memiliki hak istimewa untuk mengadakan persekutuan yang terbuka dengan Bapa dan Anak.” –Maranatha, hal. 356.

* * *

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×