DIHINA, NAMUN DITINGGIKAN

Pelajaran Sekolah Sabat Tahun 2022 Semester Pertama (“Yesus dalam Nubuat dan Simbol”)

PELAJARAN – 21
Sabat, 21 Mei 2022

DIHINA, NAMUN DITINGGIKAN

“Di situlah berdiri orang muda Galilea, yang tidak memakai tanda kehormatan atau lencana kerajaan duniawi. Yang mengelilingi-Nya adalah para imam yang mengenakan jubah yang mewah, serta para penghulu dengan jubah dan lencana yang menandai kedudukan mereka yang tinggi, dan ahli Taurat dengan gulungan kitab pada tangan mereka, yang dari dalamnya sering mereka kutip bunyi Kitab Suci. Yesus berdiri dengan tenang di hadapan mereka, dengan kemuliaan seorang raja. Sebagai seorang yang dikaruniai kekuasaan surga, Ia memandang dengan beraninya kepada musuh-musuh-Nya yang telah menolak dan menghina ajaran-Nya, dan yang ingin mengambil nyawa-Nya. Mereka telah menyerang Dia dengan dashyatnya, tetapi rencana mereka untuk menjerat dan mempersalahkan Dia sia-sia belaka. Tantangan demi tan-tangan telah dihadapi-Nya, yang mengemukakan kebenaran yang suci dan terang yang sangat mencolok bedanya dengan kegelapan dan kesalahan para imam dan orang Farisi. Ia telah memaparkan di hadapan para pemimpin ini mengenai keadaan mereka yang sebenarnya, serta tentang pembalasan yang pasti dan tiada henti-hentinya yang akan mengikuti perbuatan jahat mereka.” –The Desire of Ages, hal. 610.

MINGGU
1. Dalam menjalani jalan kehidupan, kepenuhan sukacita dan kesenangan terus-menerus apakah yang ada bagi Anak Allah?

Mazmur 16:11 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Kisah 2:28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.
Mazmur 21:7 Ya, Engkau membuat dia menjadi berkat untuk seterusnya; Engkau memenuhi dia dengan sukacita di hadapan-Mu.

“Agama Yesus adalah sukacita, damai sejahtera, dan kebahagiaan…. Dalam diri orang-orang yang menganutnya, agama Kristus akan merupakan suatu prinsip yang menghidupkan, dan mempengaruhi, yakni suatu energi rohani yang hidup, bekerja, dan berkuasa. Akan ada kesegaran dan kekuatan dan kegembiraan bagai masa muda yang abadi. Hati yang menerima Firman Tuhan bukanlah seperti kolam yang menguap, bukan pula seperti kolam yang pecah ataupun rusak yang kehilangan hartanya. Melainkan bagaikan aliran mata air pegunungan yang dialiri oleh mata air yang tiada putus-putusnya, yang airnya sejuk dan jernih, mengalir melewati bebatuan, yang sanggup menyegarkan yang lelah, yang haus, dan yang berbeban berat.” -The Faith I Live By, hal. 226.
“Jangan berpikir bahwa ketika engkau berjalan bersama Yesus, maka engkau harus berjalan dalam kegelapan. Orang yang paling bahagia di dunia adalah orang-orang yang percaya kepada Yesus dan yang dengan senang hati melakukan perintah-Nya. Keresahan dan ketidakpuasan dibuang dari kehidupan orang-orang yang mengikuti-Nya…. Mereka mungkin menghadapi cobaan dan kesulitan, tetapi hidup mereka penuh dengan sukacita; karena Kristus berjalan di samping mereka, dan kehadiran-Nya membuat jalan menjadi terang…” –In Heavenly Places, hal. 62.

SENIN
DIA DATANG UNTUK BANGSA-BANGSA KAFIR JUGA
2. Apakah yang terlihat dalam kenyataan bahwa Mesias menurut nubuat dan kenabian mau menyanyikan syukur dan memuji Tuhan di antara orang-orang kafir? Orang seperti apa yang akan ditemukan di antara mereka?

Mazmur 18:50; 117:1,2 Sebab itu aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu di antara bangsa-bangsa (kafir), ya TUHAN, dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu… 117:1Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! 2Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!
Kisah 15:14 KJV Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain (kafir), untuk memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.
Roma 15:9 Dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa (kafir), supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya, seperti ada tertulis: “Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.”

“Kristus telah memerintahkan murid-murid-Nya untuk pergi dan mengajar semua bangsa; tetapi ajaran-ajaran sebelumnya yang telah mereka terima dari orang-orang Yahudi mempersulit mereka untuk sepenuhnya memahami kata kata Guru mereka, dan oleh karena itu mereka lambat untuk bertindak atas mereka…. Sampai beberapa tahun setelah kenaikan Tuhan, barulah pikiran mereka kemudian cukup diperluas untuk memahami dengan jelas maksud dari perkataan Kristus, bahwa mereka harus bekerja untuk pertobatan orang-orang bukan Yahudi dan juga orang-orang Yahudi. Pikiran mereka secara khusus dipanggil ke bagian pekerjaan ini oleh adanya orang-orang bukan Yahudi sendiri, banyak dari mereka yang memeluk ajaran Kristus. Segera setelah kematian Stefanus, dan hasilnya, orang-orang percaya tersebar di seluruh Palestina, Samaria sangat terguncang. Orang Samaria menerima orang-orang percaya dengan baik, dan menunjukkan kesediaan untuk mendengar tentang Yesus, yang, dalam pekerjaan pelayanan pertama-Nya, telah berkhotbah kepada mereka dengan kuasa yang besar.” -Sketches from the Life of Paul, hal. 38, 39.

SELASA
3. Apakah ini berarti bahwa semua orang dimana pun akan menyambut-Nya dan menganut ajaran-Nya? Sikap apa yang akan dimiliki beberapa orang terhadap-Nya?

Mazmur 22:7 Tetapi aku ini ulat dan bukan orang, cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak.
Yesaya 53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
Markus 9:12 Jawab Yesus: “Memang Elia-Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan?

“Bukankah Mikha telah membuatkan, ‘dengan tongkat mereka memukul pipi orang yang memerintah Israel.’ Mikha 4:14 (5:1 KJV). Dan bukankah Dia yang bernubuat itu, melalui Yesaya, telah menubuatkan tentang diri-Nya sendiri, ‘Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku,dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut jenggotku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi.’ Yesaya 50:6. Melalui Pemazmur Kristus telah menubuatkan perlakuan yang harus diterima-Nya dari manusia: ‘Aku ini …dihina oleh orang banyak. Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya: Ia menyerah kepada Tuhan; biarlah Dia yang meluputkannya, biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepada-Nya.’ Mazmur 22:7-9.” – The Acts of the Apostles, hal. 225.

RABU
DIA AKAN DIHUJAT
4. Terutama, kapankah Dia akan menanggung sikap yang sangat negatif?

Mazmur 22:8 Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya, …
Matius 27:39 Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala.
Markus 15:29 Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia, dan sambil menggelengkan kepala mereka berkata: Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari.

“Tapi Dia melangkah lebih rendah lagi; umat manusia merendahkan Diri-Nya sebagai manusia untuk menanggung hinaan, celaan, tuduhan yang memalukan, dan caci maki. Tampaknya tidak ada tempat yang aman bagi-Nya padahal di wilayah-Nya sendiri. Dia harus melarikan diri dari satu tempat ke tempat lain untuk keberlangsungan hidup-Nya. Dia dikhianati oleh salah satu murid-Nya; Dia telah disangkal oleh salah satu pengikut-Nya yang paling bersemangat. Dia diolok-olok. Dia dimahkotai dengan mahkota duri. Dia dicambuk. Dia dipaksa memikul beban salib. Dia tidak kebal terhadap penghinaan dan aib ini. Dia menyerahkan Diri, tapi, oh! Dia merasakan kepahitan karena tidak ada makhluk lain yang bisa merasakannya. Dia murni, suci, dan tidak ternoda, namun didakwa sebagai penjahat! Penebus yang mulia itu telah rela menanggalkan diri dari permuliaan tertinggi. Langkah demi langkah Dia merendahkan diri-Nya sampai mati – tetapi sungguh keji kematian-Nya! Itu adalah kematian di kayu salib, yang dianggap sebagai hukuman yang paling memalukan, dan paling kejam bagi seorang yang didakwa sebagai penjahat.” –(Review and Herald, 4 September 1900) Seventh-day Adventist Bible Commentary, jilid 5, hal. 1127.

KAMIS
5. Apakah yang memungkinkan sang Mesias untuk menahan tindakan kebencian orang-orang tanpa membalas dendam kepada mereka, tanpa menjadi jengkel, atau membuat mereka putus asa? Meskipun di kayu salib Dia berseru kepada Bapa-Nya, ke tangan siapa Dia menyerahkan hidup-Nya sepenuhnya? Apa artinya ini untuk kita?

Mazmur 31:6 Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.
Lukas 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

“Meskipun demikian para imam dan penghulu bukannya bebas dari penderitaan batin. Mereka telah melaksanakan niat mereka dalam mem-bunuh Kristus; tetapi mereka tidak merasakan kemenangan yang telah mereka harapkan. Malah pada saat yang tampaknya merupakan kemenangan bagi mereka, terganggulah batin mereka dengan kebimbangan mengenai apa yang akan terjadi sesudah itu. Mereka mendengar seruan, ‘Sudah selesai.’ ‘Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.’ Yohanes 19:30; Lukas 23:46. Mereka menyaksikan batu-batu pecah, dan telah merasakan gempa bumi yang keras, dan mereka pun menjadi gelisah dan tidak tenang.” –The Desire of Ages, hal. 771.

JUMAT
PENGUASA ATAS SEGALA MAKHLUK DAN ATAS SEGALA SESUATU
6. Setelah melewati penyaliban, penderitaan, dan penghinaan, apakah yang akan Dia terima? Apa yang dikatakan hal ini kepada kita tentang satu-satunya cara untuk mencapai tujuan rohani yang tinggi?

Mazmur 8:7 Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya.
Ibrani 2:8,9 Segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya.” Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya. 9Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

“Di pihak siapakah kita? Dunia mengusir Kristus, surga menerima Dia. Manusia, manusia yang terbatas dan fana, telah menolak Pangeran kehidupan; Allah, Penguasa kita yang berdaulat, menerima Dia di surga. Allah telah meninggikan Dia. Manusia memahkotai Dia dengan mahkota duri, Tuhan telah memahkotai Dia dengan mahkota keagungan kerajaan. Kita semua harus berpikir jernih…. Kematian Kristus mendatangkan murka dan penghakiman Allah, yang tidak bercampur dengan belas kasihan, kepada orang-orang yang telah menolak belas kasihan-Nya. Inilah murka Anak Domba. Namun demikian, kematian Kristus adalah pengharapan dan hidup yang kekal bagi semua orang yang menerima Dia dan percaya kepada-Nya.” –(Letter 31, 1898) Seventh-day Adventist Bible Commentary, jilid 5, hal. 1107.

SABAT
7. Apakah janji bagi semua orang yang percaya dan beriman kepada Yesus untuk hidup dan keselamatan? Bagaimana kita dapat belajar untuk memiliki kepercayaan seperti itu?

Mazmur 2:12 Supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung (percaya) pada-Nya! Yohanes 6:40 Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.

“Jika melalui iman manusia menjadi satu dengan Kristus, maka ia dapat memenangkan hidup yang kekal. Allah mengasihi orang-orang yang telah ditebus melalui Kristus, sama seperti Ia mengasihi Anak-Nya. Renungkanlah! Dapatkah Allah mengasihi orang berdosa seperti Ia mengasihi Anak-Nya sendiri? Ya; Kristus sendiri telah menyatakannya, dan Dia bersungguh sungguh dengan apa yang Dia katakan. Dia akan menghormati semua rancangan kita jika kita akan memegang janji-Nya dengan iman yang hidup, dan menaruh kepercayaan kita kepada-Nya. Pandanglah Dia, dan hiduplah. Semua orang yang menaati Allah adalah tercakup dalam doa yang dipanjatkan Kristus kepada Bapa-Nya, ‘Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.’ Yohanes 17:26. Sungguh kebenaran yang luar biasa, yang terlalu sulit untuk dipahami manusia!” –Selected Messages, buku 1, hal. 300.

UNTUK PELAJARAN TAMBAHAN
“Tuhan telah membuat ketentuan atas nama manusia, yang telah diciptakannya hanya sedikit lebih rendah dari para malaikat. Namun Adam tidak taat, dan telah membawakan dosa pada keturunannya. Tetapi Allah memberikan Anak-Nya yang tunggal untuk penebusan umat manusia. Kristus mengambil kepada-Nya sifat manusia, dan melewati tanah di mana Adam jatuh, untuk diuji dan dicobai sebagaimana semua manusia diuji dan dicobai. Setan telah datang kepada-Nya dengan rupa malaikat terang untuk membujuk-Nya, dan jika mungkin, membawa Nya melakukan dosa, dan dengan demikian menempatkan umat manusia sepenuhnya di bawah kekuasaan kejahatan. Tetapi Kristus ternyata menang. Setan dikalahkan, dan umat manusia kembali ditempatkan di tempat yang menguntungkan bersama Tuhan.” –This Day with God, hal. 318.

SELAMAT HARI SABAT. TUHAN MEMBERKATI, AMIN..

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×