Bertobat dan Dibaptis

6 September
BERTOBAT DAN DIBAPTIS

“Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.” Kisah 2:38, 39.

Begitu hebatnya Tuhan dapat bekerja ketika manusia menyerahkan diri mereka pada kendali Roh-Nya. Bagi kita hari ini, seperti halnya para murid pertama-tama dahulu, janji Roh adalah milik kita. Hari ini, Tuhan hendak memberkati pria dan wanita dengan kekuatan dari atas, seperti yang Dia berikan kepada orang-orang, yang pada Hari Pentakosta, mendengar firman keselamatan. Pada saat ini Roh-Nya dan kasih karunia-Nya adalah untuk semua orang yang membutuhkannya dan yang mau menerima Dia melalui firman-Nya. – Testimony Treasures, jilid 3, hal. 210.
Mereka yang pada hari Pentakosta diberkahi dengan kuasa dari atas, bukan berarti dibebaskan dari pencobaan demi pencobaan yang akan datang. Saat mereka bersaksi untuk kebenaran dan kebenaran, mereka berulang kali diserang oleh musuh semua kebenaran, yang berusaha merampas pengalaman Kristen mereka. Mereka dipaksa untuk berjuang dengan segala kekuatan yang diberikan Tuhan untuk mencapai tingkat pertumbuhan pria dan wanita di dalam Kristus Yesus. Setiap hari mereka berdoa untuk persediaan rahmat segar yang baru, agar mereka dapat mencapai lebih tinggi dan lebih tinggi lagi menuju kesempurnaan. Di bawah pekerjaan Roh Kudus, bahkan orang yang paling lemah sekalipun, dengan menjalankan iman kepada Tuhan, dapat belajar untuk meningkatkan kekuatan yang dipercayakan kepada mereka dan menjadi disucikan, dimurnikan, dan dimuliakan. Sebagaimana dalam kerendahan hati mereka tunduk pada pengaruh pembentukan Roh Kudus, maka mereka pun akan menerima kepenuhan Ketuhanan dan akan dibentuk serupa dengan yang ilahi. – The Acts of Apostles, hal. 49.

Pertanyaan-pertanyaan untuk direnungkan:
Berapa banyak baptisan yang harus kita alami untuk dapat memperoleh kemenangan?
Dapatkah kita menyadari bahwa baptisan dengan air adalah yang pertama?
Setelah menerima baptisan air apakah kita terbebas dari godaan dan cobaan?

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×