Bersatulah, Bersatulah

“BERSATULAH, BERSATULAH.”

“Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.” Yakobus 5:7

“Tiap-tiap pecinta kebenaran harus berdoa bagi kecurahan Roh Kudus. Dengan segenap kekuatan kita, kita harus menyingkirkan tiap-tiap penghalang pekerjaan-Nya. Roh tidak pernah dapat dicurahkan sementara masih terdapat perselisihan dan kepahitan terhadap satu sama lain masih digemari oleh anggota-anggota jemaat. Iri hati, kecemburuan, sangka-sangka jahat, dan perkataan jahat adalah dari Setan, yang secara efektif menghalangi jalan terhadap pekerjaan Roh Kudus.
“Tidak ada hal lain di dunia ini yang begitu dikasihi Tuhan selain gereja-Nya. Tidak ada yang dijaga oleh-Nya dengan kecemburuan sedemikian rupa. Tidak ada yang lebih menyinggung perasaan Tuhan selain perbuatan yang melukai pengaruh orang-orang yang sedang melaksanakan pelayanan-Nya. Dia akan meminta pertanggungjawaban tiap-tiap orang yang membantu Setan dalam pekerjaannya, yakni yang mengkritik dan yang mengecilkan hati (melemahkan semangat).
“Mereka yang kekurangan simpati, kelembutan, dan kasih tidak akan dapat melakukan pekerjaan Kristus. Sebelum nubuat ini dapat digenapi, Yang lemah akan menjadi “seperti Daud,” dan keluarga Daud “sebagai Malaikat Tuhan” (Zakharia 12: 8), maka anak-anak Allah harus terlebih dahulu menyingkirkan tiap-tiap pikiran kecurigaan atau prasangka terhadap saudara-saudara mereka. Jantung harus berdetak berbarengan dengan hati. Kebajikan Kristen dan kasih persaudaraan harus jauh lebih banyak ditunjukkan. Kata-kata yang terngiang di telinga saya ialah: “Bersatulah, bersatulah.” Kebenaran khidmat dan kudus untuk sekarang ini adalah untuk mempersatukan umat Allah. Keinginan untuk mengunggulkan diri harus mati. Satu pelajaran persaingan yang harus melanda tiap-tiap orang hendaknya ialah – siapa yang paling mirip dengan Kristus dalam tabiat? Siapa yang akan sepenuhnya tinggal di dalam Yesus?” –Ye Shall Receive Power, hal. 301.

Pertanyaan-pertanyaan untuk direnungkan:
Apakah yang menahankan pencurahan Roh Kudus?
Apakah kita mengizinkan musuh Kristus menyebarkan kecemburuan, iri hati, sangka-sangka jahat, dan pembicaraan jahat, di antara para anggota gereja, yang secara efektif menghalangi jalan terhadap pekerjaan Roh Kudus?
Apakah kita mendengar perkataan Roh Kudus yang sedang berkumandang di telinga kita, mengatakan: “Bersatulah, bersatulah.”?

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×