Apakah Saya Sedang Membaharui Diri Saya Dengan Kuasa Tuhan?

APAKAH SAYA SEDANG MEMBAHARUI DIRI SAYA DENGAN KUASA TUHAN?

“Jikalau kamu dalam keadaan yang demikianpun tidak mau Kuajar, dan hidupmu tetap bertentangan dengan Daku, maka Akupun akan bertindak melawan kamu dan Aku sendiri akan menghukum kamu tujuh kali lipat karena dosamu,” Imamat 26:23, 24.

“Dia yang hendak membaharui orang lain harus terlebih dahulu membaharui dirinya sendiri. Dia harus memiliki Roh Tuhan-nya dan sebagaimana Dia, rela menderita celaan dan mempraktikkan penyangkalan diri. Dibandingkan dengan nilai satu jiwa, seluruh dunia tenggelam dalam ketidakberartian. Keinginan untuk menjalankan kekuasaan, untuk memerintah atas warisan Tuhan, jika dimanjakan, akan mengakibatkan kehilangan jiwa-jiwa. Mereka yang benar-benar mencintai Yesus akan berusaha menyesuaikan hidup mereka sendiri dengan Pola Ilahi dan akan bekerja dalam Roh-Nya untuk keselamatan orang-orang lain. Untuk mengamankan manusia bagi diri-Nya dan memastikan keselamatan kekalnya, Kristus telah meninggalkan istana kerajaan surga dan datang ke dunia ini, menanggung penderitaan dosa dan rasa malu menggantikan manusia, dan mati untuk memerdekakannya. Mengingat harga tak terbatas yang dibayarkan untuk penebusan manusia, siapakah diantara yang mengaku nama Kristus berani memperlakukan dengan acuh tak acuh salah satu dari antara anak-anak-Nya yang terkecil sekalipun? Betapa berhati-hati hendaknya saudara-saudari di gereja harus menjaga setiap perkataan dan perbuatan mereka, agar jangan sampai mereka merusakkan minyak dan anggur itu! Betapa sabar, ramah, dan penuh kasih sayang seharusnya mereka bila berurusan dengan jiwa-jiwa yang telah dibeli dengan darah Kristus! Betapa setia dan bersungguh-sungguh hendaknya mereka harus bekerja untuk mengangkat jiwa yang sedang terabaikan dan putus asa! Betapa lemah-lembutnya mereka hendaknya memperlakukan orang-orang yang sedang berusaha untuk mematuhi kebenaran, namun tidak memiliki penyemangat di rumah mereka sendiri, sehingga terus-menerus menghirup suasana ketidakpercayaan dan kegelapan!” –Testimony Treasures, jilid 2, hal. 257, 258.

Pertanyaan-pertanyaan untuk direnungkan:
Dapatkah kita mengajar orang lain untuk dibaharui bila kita belum dibaharui?
Bilamana kita kedapatan tidak mau dibaharui oleh Kristus, melainkan berjalan bertentangan dengan petunjuk Tuhan, maka apakah yang akan Tuhan perbuat bagi kita?
Betapa setia dan sungguh-sungguhnya hendaknya kita harus bekerja untuk mengangkat jiwa-jiwa yang sedang terabaikan dan putus asa, dan para anggota-anggota baru jemaat?

Leave a Reply

  Subscribe To Newsletter
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Keep up to date with the latest news, articles and weekly Sabbath School Lessons. In order to subscribe please provide us with your contact details bellow.

Note: We hate spam emails and we will never share your details with anyone else.

×